Senin, 21 JULI 2025 • 18:12 WIB

Anggota Polda Jambi Mat Sanusi Jabat Ketua Koni Jambi, Pendemo: Mau Tetap Jadi Ketua atau keluar dari Polri?

Author

Sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi damai di depan Mapolda Jambi. (Dok. Rudiansyah)

JAMBI - Sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi damai di depan Mapolda Jambi. Mereka menuntut agar aturan perundang-undangan ditegakkan, terutama terkait larangan anggota Polri aktif merangkap jabatan di luar institusi kepolisian. Senin, (21/7/2025).

Diketahui, Terpilihnya AKBP Mat Sanusi sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi periode 2025–2029 menorehkan sejarah baru. Ia menjadi anggota Polri aktif pertama yang menduduki jabatan tersebut di Jambi. Namun, pencapaian ini justru menimbulkan polemik hukum dan etik di kalangan publik.

"Kami meminta penegakan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, khususnya Pasal 28 ayat (3). Jelas disebutkan bahwa anggota Polri tidak boleh merangkap jabatan di luar institusi," ujar salah satu orator aksi. Senin (21/7/2025).

Baca juga: Lahan Gambut 50 Hektare Terbakar di Sungai Gelam, Api Belum Padam Selama Dua Hari

Dalam aksinya, para pendemo menyuarakan enam tuntutan. Salah satu poin utama adalah desakan agar AKBP Mat Sanusi memilih antara tetap menjabat sebagai Ketua KONI atau melanjutkan karier sebagai anggota Polri.

"Jika ingin tetap menjabat di KONI, beliau harus mengundurkan diri dari Polri. Namun jika ingin tetap berdinas di kepolisian, maka harus legowo melepas jabatan di KONI," tegas perwakilan massa aksi.

Aksi damai ini akhirnya direspons langsung oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, yang menemui massa dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mencatat tuntutan tersebut dan akan segera menindaklanjutinya.

Baca juga: Dua Orang Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi di Sebuah Kosan, Ngaku Dapatkan Narkoba dari Lapas

“Masalah ini akan kami sampaikan langsung kepada yang bersangkutan. Beliau harus memilih salah satu, sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika tetap di KONI, maka harus keluar dari Polri, begitu juga sebaliknya,” tegas Kombes Pol Mulia Prianto di hadapan massa aksi. Senin (21/7/2025), 

Lebih lanjut, Kombes Mulia menyebut bahwa langkah tegas akan diambil dalam waktu dekat demi menjaga marwah institusi Polri dan kehormatan organisasi olahraga.

"Kami pastikan hal ini akan ditindaklanjuti sesegera mungkin oleh Polda Jambi," ujarnya.

Pernyataan dari Polda Jambi tersebut disambut positif oleh para pendemo. Mereka kemudian membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan aspirasinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU