Jalan Utama Rusak Bertahun-tahun, Warga Sungai Alai Tebo Harapkan Perbaikan Serius dari Pemerintah
JAMBI - Warga Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi mengeluhkan kondisi jalan utama yang mengalami kerusakan parah dan tak kunjung diperbaiki.
Jalan yang berada di kawasan Kilometer 12 menuju Kecamatan Rimbo Bujang tersebut sudah rusak bertahun-tahun dan hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas harian, mulai dari pergi ke sekolah, bekerja, hingga mengangkut hasil pertanian.
Baca juga: Fenomena Bediding Landa Dataran Tinggi Jambi, Suhu Udara Turun Drastis di Malam Hari
Kondisinya yang berlubang dan tidak rata membuat pengguna jalan sangat rentan mengalami kecelakaan.
"Kalau musim hujan, jalan ini licin sekali dan banyak genangan air. Tapi kalau musim panas, debunya tebal sampai mengganggu pernapasan. Anak-anak sekolah sering jatuh juga," ungkap Leni, warga setempat, Senin, (14/7/2025).
Kerusakan ini, kata Leni, telah berlangsung bertahun-tahun. Namun sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari pemerintah untuk memperbaikinya.
Baca juga: Pria yang Tenggelam saat Mencari Krikil di Sungai Batanghari Ditemukan dalam Keadaan Meninggal Dunia
"Kami warga hanya bisa berharap pemerintah cepat turun tangan. Karena ini jalan utama warga, kalau dibiarkan terus bisa membahayakan keselamatan kami, apalagi anak-anak sekolah," tambahnya.
Selain membahayakan, jalan rusak ini juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga.
Truk pengangkut hasil tani dan kendaraan roda empat lainnya sulit melintasi jalur ini, sehingga menimbulkan keterlambatan dan kerugian ekonomi bagi masyarakat desa.
Warga berharap perbaikan jalan ini bisa menjadi prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tebo.
Pemerintah daerah diminta segera melakukan survei dan realisasi perbaikan agar akses warga tidak terganggu lagi dan potensi kecelakaan bisa diminimalisir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan