JAMBI - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur publik, khususnya pusat ekonomi kerakyatan. Bertujuan untuk menciptakan lingkungan belanja yang nyaman dan higienis, Pemkot Jambi berencana melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap dua pasar tradisional utama, yakni Pasar Talang Banjar dan Pasar Talang Gulo.
Langkah tersebut, diambil sebagai upaya nyata Wali Kota Jambi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pasar yang lebih moder. Namun tetap mempertahankan karakteristik tradisionalnya.
Proses revitalisasi tersebut, telah memasuki tahapan penting. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, telah mengungkapkan bahwa pihak Pemerintah Kota telah memaparkan rencana serta usulan revitalisasi kedua pasar tersebut di hadapan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Revitalisasi ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik bangunan, namun juga mencakup penataan manajemen pasar agar lebih rapi. Fokus utama dari program ini adalah:
Dengan kondisi pasar yang bersih dan nyaman, diharapkan minat masyarakat dalam berbelanja di pasar tradisional akan semakin meningkat. Hal tersebut, juga diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan para pedagang lokal.
Pasar Talang Banjar selama ini dikenal sebagai salah satu titik ekonomi tersibuk, sementara Pasar Talang Gulo memegang peran strategis dalam distribusi komoditas. Transformasi kedua pasar tersebut, juga diharapkan menjadi standar baru bagi pengelolaan pasar tradisional di Kota Jambi.
Baca juga: Pantauan Harga Sembako di Bali Menjelang Lebaran 2026: Beras, Minyak Goreng, Telur, Ayam, dan Cabai
Masyarakat kini menantikan realisasi dari program ini, dengan harapan wajah baru Pasar Talang Banjar dan Talang Gulo dapat segera dinikmati dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemerintah Kota Jambi