Ilustrasi kemacetan berkendara di jalan raya (pinterest)
JAMBI - Momen mudi lebaran menjadi sebuah momen yang dinantikan.Tetapi dibalik itu, terdapat tantangan di aspal lintas Sumatera yang tidak bisa diremehkan. Bagi Anda yang berencana ingin melintasi Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, sebelumnya harus memahami dulu peta kemacetan, agar di perjalanan tidak berujung pada kelelahan di tengah jalan.
Baca juga: Jakarta Diguyur Hujan Deras Senin Pagi, Cek Rute Transjakarta yang Terlambat Akibat Macet Parah
Simak berikut beberap titik padat yang ada di Jambi:
1.Titik Merah yang Rawan Macet di Jambi
Berdasarkan pantauan yang rutin, terdapat beberapa titik yang menjadi kawasan yang sering terjadi kepadatan berkendara di wilayah Jambi.
Kawasan tersebut, menjadi titik kursial, karena adanya aktivitas truk logistik dan kedekatannya dengan area kampus. Hal ini, menimbulkan terjadinya kemacetan yang sering. Jika ada kendaraan besar lewat maupun mengalami kendala teknis biasanya menimbulkan antrean yang panjang.
Jembatan tersebut sebagai pintuk masuk utama menuju Kota jambi, adanya penyempitan pada jalur di area ini sering memicu antrean panjang, terutama pada sore hari. terjadi penyempitan jalur di pangkal jembatan yang secara otomatis menghambat laju kendaraan dan memicu antrean panjang.
Adanya pertemuan arus dari Sumatera Selatan, untuk lewat kawasan tersebut membutuhkan kesabaran ekstra bagu para pemudik. Jalur ini alur ini didominasi oleh kendaraan logistik berat (truk antar provinsi), sehingga saat volume mobil pribadi meningkat tajam saat mudik, sering terjadi antrean panjang di persimpangan.
Kawasan tersebut berada di Kabupaten batanghari yang menjadi slah satu titik paling vital yang ada di seluruh mudik Jambi karena merupakan "simpul" pembagian arah. Pertemuan dua arus besar (dari arah Bungo dan Sarolangun) yang menyatu menuju Kota Jambi sering membuat Simpang Tembesi mengalami kemacetan total jika tidak ada pengaturan manual dari kepolisian.
2. Rute Alternatif
Jalur tersebut ini menhubungkan Tempino langsung ke Muara Bulian tanpa melewati pusat Kota Jambi. Rute ini sangat efektif karena bisa memangkas jarak tempuh hingga lebih dari 15 kilometer.
Jalan tol tersebut sudah siap untuk menghadapi arus mudik 2026. Menggunakan tol ini akan sangat mempercepat waktu tempuh dari perbatasan Sumatera Selatan hingga memasuki wilayah Jambi.
Ruas tol sepanjang 18,49 km ini juga telah selesai dikerjakan, memudahkan akses menuju wilayah Kabupaten Batanghari.
2. Rute Alternatif Jambi – Batanghari (Menuju Lintas Tengah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis