JAMBI - Dinas Pendidikan Kota Jambi menegaskan bahwa pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2025 di seluruh sekolah, baik tingkat SD maupun SMP, harus berjalan edukatif, aman, dan bebas dari kekerasan.
Penekanan ini bertujuan agar siswa baru merasa nyaman dan cepat beradaptasi di lingkungan sekolah. Senin, (21/07/2025).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi, menyampaikan bahwa MPLS yang dimulai sejak 14 Juli 2025 berlangsung selama lima hari.
Baca juga: Dapat Bantuan Chromebook, Sekolah di Jambi Terkendala Koneksi dan Kapasitas
Selama masa ini, guru dan pihak sekolah diminta untuk aktif mengawasi aktivitas siswa, guna mencegah praktik kekerasan fisik, perundungan (bullying), maupun tindakan merugikan lainnya.
"Kami minta setiap sekolah menjalankan MPLS secara edukatif dan penuh nilai positif, bukan ajang senioritas apalagi kekerasan. Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswa baru," ujar Mulyadi, Senin, (21/07/2025).
Mulyadi menambahkan bahwa MPLS bukan sekadar ajang perkenalan antar siswa, tetapi dirancang untuk menanamkan nilai-nilai karakter, membentuk kedisiplinan, serta membangun kepercayaan diri dan kemandirian siswa sejak awal masuk sekolah.
"Melalui MPLS, kita ingin menanamkan nilai karakter, membangun disiplin, dan menciptakan suasana sekolah yang positif agar siswa lebih berani berkembang," tambahnya.
MPLS yang dilakukan secara serentak di SD dan SMP Kota Jambi ini mencakup kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, serta penguatan pendidikan karakter.
Dinas Pendidikan mengimbau agar seluruh sekolah memanfaatkan masa MPLS ini sebaik mungkin, tanpa adanya tekanan atau intimidasi terhadap siswa baru.
Dengan langkah ini, diharapkan siswa baru dapat merasa senang datang ke sekolah dan mulai membentuk hubungan sosial yang sehat sejak hari pertama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan