JAMBI - Menghilangkan penat tidak selalu harus menguras isi dompet. Bagi Anda yang ingin mencari ketenangan tanpa ingin terbebani biaya tinggi, Provinsi Jambi juga menyimpan banyak sudut tersembunyi yang menawarkan kedamaian. Dari sejuknya udara perbukitan hingga tenangnya wisata air, Jambi merupakan destinasi yang ramah bagi para backpacker.
Baca juga: Nikmati Sisa Liburan Dengan Refreshing Kecil Kecilan ke Kota Pariaman: PP Naik KA
Berikut adalah panduan dan tips cerdas agar Anda bisa menikmati refreshing yang tenang, nyaman, dan tetap hemat di Jambi.
1. Pilih Destinasi Alam yang Menenangkan dan Murah
Kunci utama liburan hemat yaitu dengan memilih tempat wisata dengan tiket masuk yang terjangkau namun memiliki efek healing yang maksimal. Jambi memiliki banyak opsi, di antaranya:
- Danau Sipin (Kota Jambi) wilayah yang sangat dekat dari pusat kota. Anda bisa menikmati tiupan angin sore yang tenang, melihat aktivitas peternak ikan jaring apung, maupun menyewa perahu tradisional dengan harga yang sangat murah.
- Hutan Pinus PAL X (Kota Jambi) merupakan tempat terbaik untuk menikmati aroma pohon pinus yang menenangkan hati tanpa perlu keluar kota. Udara yang sejuk di sini sangat cocok untuk sekadar duduk santai, membaca buku, atau berburu foto estetis.
- Kawasan Candi Muaro Jambi (Muaro Jambi), jika Anda ingin ketenangan yang dipadukan dengan sejarah, kompleks candi bata terluas di Asia Tenggara ini adalah jawabannya. Suasananya yang rindang, jauh dari kebisingan, dan sangat luas membuat Anda juga bebas berjalan santai maupun menyewa sepeda dengan tarif lokal.
2. Manfaatkan Transportasi Lokal atau Sewa Motor
Untuk menekan biaya operasional selama di Jambi, hindari dengan menggunakan taksi konvensional secara terus-menerus.
- Ojek online yang sangat efisien untuk berpindah tempat dalam jarak dekat di sekitaran Kota Jambi.
- Sewa motor bagi Anda yang berencana menjelajah seharian (misalnya dari Kota Jambi ke Candi Muaro Jambi), menyewa sepeda motor merupakan pilihan paling bijak. Selain tarif harian yang relatif murah, Anda memiliki fleksibilitas penuh untuk berhenti di mana saja.
3. Kulineran ala Warga Lokal (Street Food & Kopitiam)
Jangan salah, refreshing juga bisa lewat makanan! Jambi juga terkenal dengan budaya minum kopi dan kuliner lokal yang menggugah selera namun ramah di kantong backpacker.
- Coba kunjungi kedai kopi legendaris di daerah Pasar Jambi. Menikmati secangkir kopi hitam hangat ditemani sepotong srikaya bakar tidak akan membuat dompet Anda menangis, tetapi pengalaman yang memberikan kebahagiaan yang otentik.
- Untuk makan malam, mampirlah ke kawasan street food seperti di sekitar Tugu Keris Siginjai (Kota Baru). Di sana terdapat banyak pilihan makanan berat hingga sampai camilan dengan harga kaki lima.
4. Pilih Penginapan Berkonsep Homestay atau Budget Hotel
Jika Anda datang dari luar kota dan butuh waktu lebih dari sehari untuk refreshing, carilah tempat penginapan di sekitar pusat kota yang telah menawarkan konsep smart budget hotel atau homestay.
- Manfaatkan aplikasi pemesanan akomodasi untuk mencari promo, atau pilihlah penginapan yang sudah menyediakan fasilitas dapur bersama supaya Anda bisa menyeduh kopi atau mi instan sendiri untuk menghemat pengeluaran.
5. Pergi di Hari Kerja (Weekday)
Jika memungkinkan, jadwalkan waktu refreshing Anda pada hari Senin hingga Kamis. Tempat-tempat wisata alam di Jambi cenderung jauh lebih sepi dan tenang pada hari kerja. Selain bisa menikmati suasana alam dengan lebih intim dan tanpa gangguan, tarif akomodasi terkadang jauh lebih murah dibanding akhir pekan (weekend).
Baca juga: Panduan Liburan Seru: Tips Refreshing Hemat Budget di Surabaya
Refreshing yang berkualitas bukanlah hanya tentang seberapa mahal tempat yang Anda kunjungi, melainkan seberapa baik Anda bisa menyatu dengan suasana dan melepaskan stres. Dengan perencanaan yang matang, memanfaatkan potensi wisata lokal, dan menjaga pengeluaran tetap minimalis, Jambi siap memberikan ketenangan yang Anda cari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber