JAMBI - Persoalan mengenai sampah rumah tangga kini tidak lagi sekadar hanya urusan membuang limbah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Di Kota Jambi, telah kehadiran jaringan bank sampah aktif berhasil mengubah paradigma lama tersebut. Melalui pengelolaan yang tepat, sampah anorganik yang biasanya menumpuk kini bisa menjadi tabungan yang menghasilkan nilai ekonomi.
Baca juga: Ubah Sampah Jadi Rupiah, Ini Daftar Lokasi Bank Sampah di Pekanbaru
Langkah ini sejalan dengan komitmen dari Pemerintah Kota Jambi untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah. Regulasi ini dengan mendorong masyarakat untuk beralih ke sistem ekonomi sirkular yaitu dengan sebuah konsep di mana sampah dipilah, didaur ulang, dan dimanfaatkan kembali untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo.
Bagi warga Kota Jambi yang ingin mulai memilah sampah dari rumah dan mengubahnya menjadi saldo tabungan yang menguntungkan, berikut adalah daftar jaringan bank sampah aktif, terpercaya, dan berbasis pemberdayaan masyarakat yang bisa dikunjungi.
1. Bank Sampah Induk Dream (Lintas Sektor Kota Jambi)
Berada di bawah pembinaan langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Bank Sampah Induk Dream menjadi salah satu poros utama dalam pengumpul sampah anorganik skala besar. Bank sampah ini memiliki jaringan kemitraan formal (MoU) yang luas dengan berbagai instansi, mulai dari rumah sakit, sekolah, hingga sampai korporasi di Kota Jambi. Bank sampah ini fokus kepada penerima berbagai jenis sampah anorganik dalam volume besar dan menjadi pusat edukasi pemilahan sampah tingkat kota.
2. Bank Sampah Bangkitku (Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru)
Bagi warga di sekitar Kecamatan Kota Baru, Bank Sampah Bangkitku adalah salah satu unit berbasis komunitas yang paling konsisten. Unit ini berfokus kepada pemberdayaan ekonomi keluarga dengan menggerakkan ibu-ibu rumah tangga dan pemuda setempat untuk aktif menabung sampah kering.Tabungan sampah rumah tangga (plastik, kertas, logam) yang dapat dicairkan secara berkala untuk membantu kebutuhan dapur atau modal usaha mikro.
3. Bank Sampah Dayung Habibah (Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin)
Bank sampah yang satu ini tidak hanya sekadar untuk menerima setoran sampah kering, tetapi juga terkenal dengan berbagai inovasi daur ulangnya. Komunitas di Bank Sampah Dayung Habibah aktif dalam mengedukasi warga sekitar mengenai pemanfaatan limbah organik dan anorganik menjadi barang bernilai seni tinggi. Penampungan sampah anorganik, pelatihan pembuatan kerajinan daur ulang, serta program edukasi untuk pembuatan eco-enzyme dalam kelestarian lingkungan sekitar Danau Sipin.
Menariknya, terdapat beberapa bank sampah unit di tingkat RT atau Kelurahan di Kota Jambi yang kini mulai mengadopsi sistem pencatatan digital. Langkah modernisasi ini bahkan didukung oleh penggerak literasi siber lokal, seperti kelompok TPBIS Omah Sinau Jambi, guna untuk memudahkan nasabah memantau pertumbuhan saldo tabungan mereka melalui ponsel.
Baca juga: Panduan Lengkap Cara Nabung di Bank Sampah Kendari untuk Pemula
Dengan mengunjungi dan menjadi nasabah di daftar bank sampah aktif Kota Jambi ini, Anda tidak hanya berhasil menambah isi dompet secara kreatif, tetapi juga ikut dalam berkontribusi nyata untuk menjaga kebersihan lingkungan hidup bumi Jambi demi generasi masa depan. Yuk, pilah sampahmu dari sekarang!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber