JAMBI - Bagi sebagian orang, menikmati sebuah kota sering kali diidentikkan dengan berkendara dari satu tempat ke tempat lain. Namun, ada sebuah seni yang perlahan mulai digemari kembali oleh para pelancong dan anak muda urban atau biasanya di sebut dengan walking tour.
Berjalan kaki tanpa tergesa-gesa yang memungkinkan kita menangkap detail-detail kecil kota yang sering terlewat mulai dari aroma kuliner lokal yang menyeruak dari gang sempit, senyum ramah warga, hingga sampai dengan sejarah yang membekas di dinding-dinding bangunan tua.
Baca juga: Liburan Hemat dan Sehat, Ini Rekomendasi Rute Walking Tour di Kepulauan Riau
Provinsi Jambi, dengan segala kekayaan budaya dan heritagenya, ternyata juga menyimpan potensi yang luar biasa untuk dijelajahi dengan sepasang kaki. Jambi telah menawarkan perpaduan kontras yang memikat antara geliat kota modern, ketenangan tepian sungai, dan jejak peradaban masa lalu yang masih bernapas.
Mau coba merasakan serunya mengeksplorasi Jambi dari dekat? Yuk, ikat tali sepatumu dan simak rekomendasi rute walking tour terbaik di Jambi berikut ini!
Rute 1: "The Heritage Trail" (Menelusuri Jejak Sejarah Jambi Kota Seberang)
Jika kamu merupakan pencinta sejarah, arsitektur kuno, dan wisata budaya, rute di kawasan Jambi Kota Seberang (Kecamatan Danau Teluk dan Pelayangan) adalah menu wajib pertama. Kawasan ini dikenal sebagai tempat pusat peradaban Islam tertua di Jambi dan masih mempertahankan atmosfer perkampungan Melayu yang sangat kental.
- Titik Start mulai dari dermaga Benteng atau pelataran Menara Gentala Arasy (sisi Seberang).
- Alur rute jalan kaki Menara Gentala Arasy lalu pergi ke Perkampungan Rumah Panggung Tradisional, Makam Pangeran Wiro Kusumo, dan terakhir ke Situs Sejarah Rumah Batu Olak Kemang.
- Sepanjang rute ini, kamu akan dimanjakan dengan adanya pemandangan Rumah Gede (rumah panggung kayu khas Jambi) dengan ukiran flora yang cantik. Puncaknya merupakan Rumah Batu Olak Kemang yang menampilkan akulturasi arsitektur unik antara gaya Melayu, Cina, dan Eropa abad ke-19.
- Waktu terbaik untuk berkunjung pada pagi hari (pukul 07.00 - 09.30 WIB) saat udara masih segar dan aktivitas pasar tradisional mulai menggeliat.
Rute 2: "The Waterfront & Sunset Walk" (Santai Sore di Ikon Kota Jambi)
Mau rute yang lebih santai, ramah pejalan kaki, dan punya banyak spot foto estetik? Rute waterfront di pusat kota merupakan pilihan yang paling pas. Rute ini sangat cocok untuk melepaskan penat setelah melakukan seharian beraktivitas.
- Titik awak dengan mulai diKawasan Pasar Jambi atau Ancol Jambi (Tanggo Rajo).
- Alur rute jalan kaki dengan mulai dari Pelataran Tanggo Rajo, menyeberangi Jembatan Gentala Arasy, dan terakhir ke Menara Gentala Arasy.
- Berjalan kaki di atas Jembatan Gentala Arasy yang meliuk indah di atas Sungai Batanghari sepanjang 503 meter merupakan pengalaman yang magis. Dari atas jembatan, kamu bisa melihat perahu ketek hilir mudik membelah sungai.
- Waktu terbaik untuk berkunjung pada sore hari menjelang matahari terbenam (pukul 16.30 - 18.00 WIB). Kamu juga bisa menutup walking tour ini dengan menikmati jagung bakar dan es tebu di tepian Ancol Jambi sambil memandangi lampu jembatan yang mulai menyala.
Rute 3: "Urban & Culinary Hub" (Eksplorasi Pusat Keramaian Sipin)
Bagi kamu yang ingin merasakan ritme kehidupan modern Kota Jambi sekaligus berburu kuliner, rute di sekitar kawasan Sipin dan Telanaipura telah menawarkan vibes urban yang dinamis.
- Mulai dari Pelataran Kantor Gubernur Jambi atau Lapangan Kantor Wali Kota.
- Untuk rute jalan kaki diawali dari area pedestrian hijau, lalu kompleks kuliner kokal, dan kedai kopi estetik di Kawasan Sipin.
- Rute ini lebih menonjolkan trotoar dan area pedestrian yang kini semakin rapi dan rindang oleh pepohonan. Sangat cocok untuk street photography. Di sepanjang jalan, kamu juga bisa mampir ke berbagai coffee shop modern untuk sekadar beristirahat dan menikmati secangkir kopi robusta khas Jambi.
- Waktu terbaik unruk berkunjung pada malam hari atau pagi hari saat akhir pekan (Car Free Day).
Tips Penting Sebelum Memulai Walking Tour di Jambi:
- Pilih sepatu olahraga atau sepatu jalan yang nyaman dan tidak licin. Hindari memakai sandal jepit tipis karena beberapa permukaan jalan atau dermaga kayu memerlukan traksi yang baik.
- Mengingat cuaca Jambi yang cenderung tropis dan cukup terik di siang hari, selalu siapkan kacamata hitam, topi, sunscreen, dan payung lipat di dalam tas.
- Selalu bawa botol minum sendiri untuk menjaga stamina selama berjalan kaki, sekaligus untuk mengurangi sampah plastik di sepanjang rute wisata.
- Khusus saat menjelajahi rute Jambi Kota Seberang yang kental dengan nuansa religius, gunakan pakaian yang sopan dan selalu minta izin sebelum memotret rumah atau area privat warga.
Berjalan kaki juga mengajarkan kita untuk lebih menghargai proses perjalanan, bukan hanya sekadar titik tujuan. Jambi, dengan kehangatan warganya dan pesona sudut-sudut kotanya, selalu punya cara tersendiri untuk memikat siapa saja yang sudi melangkah mengeksplorasinya.
Baca juga: Rekomendasi Walking Tour di Bali, Menikmati Wisata Jalan Kaki Murah dan Instagramable
Menikmati keindahan dan sejarah Jambi dengan berjalan kaki juga memberikan sebuah pengalaman wisata yang lebih intim, sehat, dan berkesan. Pastikan kamu telah mempersiapkan fisik dan perlengkapan cuaca dengan baik sebelum memulai petualanganmu. Selamat mencoba untuk walking tour di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, tetap jaga kebersihan lingkungan sepanjang rute, dan selamat menjelajah!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber