JAMBI - Dikenal dengan semboyan “Tanah Pilih Pesako Betuah”, Provinsi Jambi tidak hanya sekedar akan sumber daya alam dan peninggalan sejarah Kerajaan Melayu. Di balik rimbunnya hutan tropis dan deretan bangunan tua, juga tersimpan berbagai kisah urban legend yang telah diwariskan turun-temurun.
Baca juga: Bukan Hantu, Film Kuyank Bedah Sisi Manusia di Balik Urban Legend Paling Mencekam dari Kalimantan
Beberapa kisah ini bukan hanya sekadar cerita pengantar tidur, melainkan juga bagian dari identitas kultural yang menyelipkan pesan moral bagi masyarakatnya. Mari kita telusuri jejak mistis dari makhluk mitologi hingga lokasi yang telah dianggap paling angker di Jambi.
1. Hantu Pirau: Si Pemilik Tumit Terbalik
Jika bertanya pada warga lokal tentang sosok hantu paling ikonik, nama yaitu Hantu Pirau pasti akan muncul. Makhluk ini digambarkan mempunyai bertubuh kecil menyerupai kera, namun juga memiliki ciri fisik yang sangat ganjil: telapak kaki yang menghadap ke belakang (tumit di depan).
Konon, Pirau juga sering terlihat di sekitar tepian Sungai Batanghari maupun di bawah rumah panggung warga. Ia dikenal jahil dan suka mengganggu anak-anak yang masih bermain saat senja tiba. Meskipun jarang dilaporkan melukai, tawa melengkingnya di kegelapan malam sudah cukup membuat siapa pun merinding.
2. Uhang Pandak dan Cindaku: Penjaga Rimba Kerinci
Beralih ke wilayah dataran tinggi, Gunung Kerinci juga menyimpan misteri yang bahkan menarik perhatian peneliti mancanegara.
- Uhang Pandak (Orang Pendek) yang digambarkan sebagai makhluk primata yang berjalan tegak dengan bulu lebat. Keberadaannya sering dilaporkan oleh pendaki dan warga lokal, namun hingga kini masih menjadi misteri kriptozoologi yang belum terpecahkan.
- Cindaku (Manusia Harimau) merupakan legenda yang sangat dihormati di Kerinci. Cindaku dipercaya sebagai manusia yang memiliki ikatan batin dengan harimau dan mampu berubah wujud untuk menjaga keseimbangan antara hutan dan pemukiman.
3. Aura Kelam di Balik Tembok RS Budhi Graha
Di jantung Kota Jambi, terdapat juga sebuah lokasi yang menjadi primadona bagi para pencinta horor yaitu Eks Rumah Sakit Budhi Graha. Sejak berhenti beroperasi belasan tahun lalu, bangunan ini menjadi terbengkalai dengan peralatan medis yang masih tertinggal di dalamnya.
Warga sekitar sering juga melaporkan penampakan sosok perawat yang berjalan di lorong gelap maupun bau obat-obatan yang menyengat di saat-saat tertentu. Suasana sunyi dan pepohonan yang merambat di dinding semen menjadikannya salah satu titik paling angker di Jambi.
4. Rumah Batu Olak Kemang: Saksi Bisu Masa Lalu
Di kawasan Seberang Kota Jambi, telah berdiri Rumah Batu Olak Kemang. Bangunan yang bersejarah peninggalan Pangeran Wirokusumo ini memiliki arsitektur megah namun kini kondisinya sangat memprihatinkan. Keheningan di rumah tua ini seringkali memicu cerita mengenai keberadaan sosok penjaga gaib yang kerap menampakkan diri dalam pakaian adat masa lalu kepada pengunjung yang datang dengan niat kurang baik.
Terlepas dari benar maupun tidaknya keberadaan makhluk-makhluk tersebut, urban legend di Jambi memiliki fungsi sosial yang kuat. Cerita Hantu Pirau mengajarkan anak-anak untuk pulang sebelum Magrib, sementara legenda Cindaku juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan.
Baca juga: Urban Legend Kendari: Mitos Hantu Rumah Sakit Provinsi yang Melegenda
Menelusuri jejak mistis di Jambi bukan hanya sekadar mencari rasa takut, melainkan upaya dalam memahami bagaimana masyarakat setempat menghargai alam bawah sadar dan menghormati leluhur mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber