Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 24 MARET 2026 • 22:57 WIB

Membangkitkan Ekonomi Daerah: Strategi Digitalisasi UMKM Unggulan di Provinsi Jambi

Membangkitkan Ekonomi Daerah: Strategi Digitalisasi UMKM Unggulan di Provinsi JambiIlustrasi UMKM (pinterest)

JAMBI - Provinsi Jambi memiliki kekayaan akan komoditas yang luar biasa, mulai dari sektor perkebunan hingga kerajinan tangan yang sarat nilai budaya. Namun, di era ekonomi yang berbasis teknologi saat ini, kualitas produk saja tidak lagi cukup. Digitalisasi telah menjadi jembatan krusial bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jambi untuk naik kelas, juga memperluas jangkauan pasar dari lokal ke mancanegara, serta memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Baca juga: Meriahkan Festival Bedug 2026, 30 UMKM Pilihan Hadirkan Ragam Kuliner dan Fashion di Bazar Ramadhan Jaksel Buat Kamu!

Potensi UMKM Unggulan Jambi: Modal Sosial dan Alam

Jambi memiliki beberapa sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan, di antaranya:

  • Batik Jambi,  yang memilki motif khas seperti Durian Pecah dan Kapal Sanggat, batik Jambi memiliki nilai seni tinggi yang diminati kolektor nasional.
  • Kopi Librika Tungkal, kopi yang unik dari lahan gambut Tanjung Jabung Barat yang mulai merambah pasar ekspor.
  • Olahan Kulit Manis (Cinnamon) Kerinci sebagai salah satu penghasil kulit manis terbesar, UMKM di Kerinci kini mulai beralih dari sekadar menjual bahan mentah menjadi produk yang bernilai tambah seperti minyak atsiri dan bubuk premium.
  • Kerajinan Anyaman Resam dengan produk kriya ramah lingkungan yang merepresentasikan kearifan lokal Jambi.

Tantangan dalam Transformasi Digital

Meski potensinya besar, transisi menuju ekosistem digital di Jambi masih menghadapi beberapa tantangan nyata:

  • Literasi digital yang belum meratanya pemahaman pelaku UMKM tentang pengelolaan media sosial sebagai alat pemasaran profesional.
  • Logistik dan Aksesibilitas dengan biaya pengiriman dari daerah pelosok Jambi ke kota-kota besar di Jawa yang terkadang menjadi hambatan daya saing harga.
  • Standardisasi produk kebutuhan akan kemasan yang lebih modern dan sertifikasi (seperti Halal dan BPOM), agar produk dapat diterima di pasar retail modern dan marketplace besar.

Strategi Akselerasi Ekonomi Digital di Jambi

Untuk membangkitkan ekonomi melalui digitalisasi, diperlukan langkah kolaboratif yang terarah:

1. Optimalisasi Pemasaran Melalui Storytelling

Produk Jambi juga memiliki narasi yang kuat. UMKM harus diajak untuk tidak hanya menjual barang, tetapi menjual "cerita". Misalnya, adanya proses pewarnaan alami Batik Jambi atau asal-usul Kopi Librika. Konten visual yang estetik di platform seperti Instagram dan TikTok menjadi kunci utama.

2. Pemanfaatan Marketplace dan E-Katalog

Mendorong pelaku usaha untuk masuk kedalam platform e-commerce nasional. Selain itu, adanya pemanfaatan E-Katalog lokal sangat penting agar UMKM dapat terlibat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah, yang secara langsung akan memutar roda ekonomi lokal.

3. Penguatan Infrastruktur Pembayaran Digital

Memperluas penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) hingga ke pasar-pasar tradisional dan sentra kerajinan. Kemudahan dalam transaksi digital akan semakin meningkatkan minat belanja wisatawan dan konsumen luar daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Membangkitkan Ekonomi Daerah: Strategi Digitalisasi UMKM Unggulan di Provinsi Jambi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!