Ilustrasi peningkatan ekonomi (pinterest)
JAMBI - Provinsi Jambi secara geografis terletak di posisi strategis lintas tengah Sumatera. Kekayaan akan sumber daya alamnya bukan sekadar cerita, melainkan mesin utama yang menggerakkan roda ekonomi daerah. Dari puncak Gunung Kerinci hingga sampai pesisir Tanjung Jabung, setiap wilayah memiliki "kartu as" yang menjadi penopang kesejahteraan masyarakatnya.
Baca juga: Sekda Sulsel Hadiri Buka Puasa FKIJK, Soroti Peran Industri Keuangan Dorong Ekonomi Daerah
Berikut adalah pemetaan sektor-sektor unggulan yang menjadi tulang punggung perekonomian di Provinsi Jambi:
1. Sektor Perkebunan: "Emas Hijau" yang Mendunia
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan adalah kontributor terbesar bagi PDRB Jambi. Namun, bintang utamanya menjadi subsektor perkebunan.
2. Sektor Pertambangan: Energi dari Perut Bumi
Selain di permukaan tanah, kekayaan Jambi tersimpan di bawahnya. Sektor tersebut menjadi penyumbang nilai tambah ekonomi yang sangat signifikan, terutama bagi di wilayah barat dan tengah.
3. Sektor Perdagangan dan Jasa: Nadi Perkotaan
Sebagai ibu kota provinsi, Kota Jambi juga memiliki karakteristik ekonomi yang berbeda. Tanpa lahan perkebunan maupun tambang yang luas, kota ini mengandalkan sektor tersier.
4. Sektor Pariwisata: Potensi Ekonomi Baru
Pemerintah daerah kini mulai melirik pariwisata sebagai sektor "masa depan" yang lebih berkelanjutan.
Baca juga: Sektor Unggulan Ekonomi di Provinsi Bangka Belitung dan Potensinya
Peta kekuatan ekonomi Jambi merupakan perpaduan antara kekayaan agraris, potensi tambang yang masif, dan geliat sektor jasa di perkotaan. Tantangan ke depan adalah bagaimana melakukan hilirisasi dan mengolah bahan mentah menjadi produk jadi, agar nilai tambah ekonomi tetap berputar di dalam daerah Jambi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis