Selasa, 07 APRIL 2026 • 20:01 WIB

Menyusuri Jejak Pura Girindra Jati: Simbol Spiritualitas dan Sejarah Hindu Tertua di Tebo

Author

Gambaran salah satu pura di Bali (pinterest)

JAMBI - Kabupaten Tebo, Jambi, mungkin lebih dikenal dengan kekayaan sumber daya alamnya. Namun, di balik rimbunnya perkebunan dan hiruk-pikuk aktivitas warga, dibaliknya tersimpan sebuah permata spiritual yang berdiri kokoh sejak puluhan tahun silam yaitu Pura Girindra Jati. Terletak di Unit I, Kecamatan Rimbo Bujang, pura ini bukan hanya sekadar tempat ibadah, melainkan sebagai monumen hidup sejarah migrasi dan toleransi di tanah Jambi.

Baca juga: Menelusuri Pura Aditya Jaya, Sejarah dan Panduan Wisata Spiritual di Pura Tertua Kawasan Ibu Kota

Akar Sejarah: Buah dari Program Transmigrasi

Sejarah Pura Girindra Jati tidak dapat dipisahkan oleh program transmigrasi besar-besaran pada era 1970-an. Saat itu, gelombang warga asal Bali yang mulai menempati wilayah Rimbo Bujang. Membawa serta iman dan tradisi leluhur, para perantau ini juga mendirikan tempat persembahyangan sederhana yang kemudian berkembang menjadi Pura Girindra Jati.

Pura ini juga menjadi yang tertua di wilayah tersebut, yang menandai awal mula keberadaan komunitas Hindu Bali yang telah menetap dan berakulturasi dengan budaya lokal Jambi. Nama "Girindra Jati" sendiri mengandung sebuah makna filosofis tentang kemurnian dan keteguhan jiwa, sekuat gunung yang menopang langit.

Arsitektur: Napas Bali di Jantung Sumatera

Begitu melintasi gerbang pura, pengunjung akan segera merasakan suasana yang berbeda. Arsitektur khas Bali yang sangat kental terasa melalui:

  • Candi Bentar adanya gerbang pembelah yang megah, menyimbolkan keseimbangan alam.
  • Kori Agun dengan pintu masuk menuju area utama yang dihiasi ukiran batu yang detail dan penuh makna simbolis.
  • Pelinggih: Menara-menara pemujaan yang menjulang, tertata rapi yang sesuai dengan konsep Tri Mandala (tiga pembagian ruang sakral).

Suasana di area pura sangat asri. Pohon-pohon besar yang rindang juga memberikan keteduhan, menciptakan mikroklimat yang sejuk dan menenangkan bagi siapa saja yang datang untuk bersembah yang maupun hanya sekadar berkunjung.

Gambaran bagian halaman Pura Girindra Jati (www.galerijambi.com)

Simbol Harmoni dan Toleransi

Salah satu daya tarik terbesar dari Pura Girindra Jati meeupakan letak sosiologisnya. Berada di tengah masyarakat Rimbo Bujang yang heterogen, pura ini juga menjadi bukti nyata bahwa keberagaman adalah kekuatan.

Umat Hindu di sini hidup berdampingan secara harmonis dengan pemeluk agama lain. Saat hari besar seperti Nyepi maupun Galungan, nuansa toleransi sangat terasa ketika warga sekitar ikut menghormati kekhusyukan ibadah mereka. Hal ini menjadikan Pura Girindra Jati sebagai laboratorium sosial bagi moderasi beragama di Provinsi Jambi.

Destinasi Wisata Religi dan Edukasi

Kini, Pura Girindra Jati mulai dilirik sebagai destinasi wisata religi. Wisatawan yang datang tidak hanya sekadar untuk mengambil foto di depan gerbangnya yang Instagramable, tetapi juga belajar mengenai:

  • Filosofi Bangunan dengan mengenal tata letak dan fungsi setiap sudut pura.
  • Sejarah lokal dengan memahami bagaimana budaya Bali bisa tumbuh subur dan menyatu dengan bumi Melayu Jambi.
  • Ketenangan batin bisa menikmati suasana hening untuk refleksi diri.

Catatan Pengunjung: Bagi Anda yang ingin berencana berkunjung, sangat disarankan untuk mengenakan pakaian yang sopan (seperti kain sarung atau selendang jika ingin masuk lebih dalam) dan menjaga ketenangan, terutama pada saat ada kegiatan ritual keagamaan.

Baca juga:  Melihat Pura Mengening, Rekomendasi Tempat Healing di Tampaksiring yang Tenang Banget

Pura Girindra Jati merupakan pengingat bahwa sejarah tidak hanya tertulis di buku, tetapi juga terpahat pada batu-batu pura dan terjaga dalam doa-doa pemeluknya. Menyusuri jejaknya merupakan perjalanan melintasi waktu, menghargai spiritualitas, dan merayakan keberagaman yang ada di Tebo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU