Senin, 06 APRIL 2026 • 19:44 WIB

10 Kuliner Khas Jambi yang Paling Populer dan Wajib Dicoba

Author

Ilustrasi tempat kuliner (pinterest)

JAMBI - Jambi tidak hanya sekedar dikenal dengan kekayaan alam dan situs sejarahnya seperti Candi Muaro Jambi, tetapi juga surga bagi para pecinta kuliner. Perpaduan budaya Melayu yang masih kental dengan pemanfaatan hasil sungai yang melimpah menciptakan cita rasa yang unik mulai dari rasa asam segar fermentasi hingga dengan gurihnya rempah-rempah pilihan.

Baca juga: Kunjungan Tidak Lengkap Jika Belum Coba Kuliner Khas Batusangkar Berikut: Penasaran? Berikut Ulasannya

Jika Anda sedang merencanakan kunjungan ke Provinsi Jambi, berikut adalah 10 kuliner khas yang wajib masuk dalam daftar buruan kuliner Anda.

1. Tempoyak Ikan Patin

Tempoyak merupakan raja kuliner Jambi. Terbuat dari daging durian yang difermentasi, tempoyak yang memberikan aroma dan rasa asam-manis yang unik. Saat dimasak bersama ikan patin segar dari Sungai Batanghari, hasilnya merupakan gulai kental yang pedas, segar, dan sangat menggugah selera.

2. Gulai Tepek Ikan

Secara visual, hidangan ini lebih mirip dengan pempek yang disiram kuah gulai. "Tepek" berarti dipipihkan. Adonan ikan yang kenyal dengan bentuk pipih lalu dimasak dalam kuah gulai kuning yang kaya santan. Rasanya juga gurih dengan aroma ikan yang kuat, sering disajikan dalam acara adat dan pernikahan.

3. Nasi Gemuk

Inilah menu sarapan paling ikonik di Jambi. Mirip dengan nasi uduk, Nasi Gemuk juga dimasak dengan santan dan daun pandan. Perbedaannya yang terletak pada pelengkapnya yang lebih ramai dengan adanya telur rebus, teri kacang, bihun goreng, kerupuk, dan sambal manis pedas yang khas.

4. Daging Masak Itam

Bagi Anda pecinta olahan daging, hidangan ini juga menyerupai semur namun dengan bumbu yang lebih pekat dan kental. Warna hitamnya yang berasal dari penggunaan kecap manis dan perpaduan rempah seperti jintan, ketumbar, dan pala. Tekstur dagingnya sangat empuk dan meresap hingga ke dalam.

5. Kerutup Ikan

Kerutup merupakan teknik memasak khas Jambi di mana ikan (biasanya nila atau mas) dibumbui lalu dibungkus dengan daun pisang sebelum digoreng. Proses ini juga membuat aroma daun pisang meresap ke dalam daging ikan, sekaligus menjaganya tetap lembut di dalam namun garing di luar.

6. Pempek Sambal

Berbeda dengan pempek Palembang yang menggunakan cuko cair, Jambi punya variasi unik yaitu Pempek Sambal. Pempek berbentuk kecil ditumis langsung bersama sambal merah, irisan daun jeruk, dan terkadang dicampur dengan kacang panjang. Rasanya pedas, manis, dan segar.

7. Kue Padamaran

Kue tradisional ini merupakan salah satu primadona takjil saat Ramadan. Bertekstur lembut mirip bubur sumsum, Kue Padamaran juga terbuat dari tepung beras dan santan dengan warna hijau alami dari daun suji. Uniknya, terdapat lapisan gula merah cair di dasar dan permukaan kue yang dikukus dalam wadah daun pisang (takir).

8. Kue Muso

Kue Muso memiliki tampilan yang cantik seperti mangkuk kecil. Bagian pada pinggirannya terbuat dari campuran tepung ketan dan cokelat bubuk yang kenyal, sementara bagian tengahnya juga diisi dengan srikaya pandan berwarna hijau. Perpaduan rasa cokelat dan pandannya sangat harmonis.

9. Kue Gandus

Jika Anda lebih suka camilan gurih, Kue Gandus merupakan jawabannya. Kue berwarna putih bersih ini terbuat dari tepung beras dan santan. Di atasnya ditaburi dengan topping meriah berupa ebi sangrai, bawang goreng, seledri, dan irisan cabai merah yang memberikan sensasi pedas tipis.

10. Rambutan Goreng

Mungkin terdengar tidak biasa, namun Jambi sendiri memiliki kudapan unik berupa rambutan goreng. Buah rambutan yang sudah dikupas dan diambil dagingnya dikeringkan terlebih dahulu, lalu dibalut tepung dan digoreng. Rasanya manis legit, mirip juga  dengan kurma goreng namun dengan tekstur yang lebih unik.

Baca juga: Ide Weekend di Bali Mulai dari Hidden Gem Alam, Cafe Estetik hingga Kuliner Malam Legendaris

Itulah deretan kuliner khas Jambi yang tidak hanya sekedar untuk memanjakan lidah, tetapi juga kaya akan nilai budaya. Dari gurihnya Tempoyak hingga manisnya Kue Padamaran, setiap hidangan juga menawarkan pengalaman rasa yang autentik. Jadi, pastikan Anda juga mencicipi kelezatan ini saat berkunjung ke Bumi Pasopati!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU