Kamis, 12 MARET 2026 • 23:00 WIB

Angka Pengangguran Jambi Terbaru: Simak Penyebab Utama dan Terobosan Pemerintah Mengatasinya

Author

Ilustrasi pendaftaran pekerjaan (pinterest)

JAMBI - Berdasarkan data terbaru yang telah dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi pada Februari 2026, kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Jambi menunjukkan tren yang menarik sekaligus menantang. Meskipun grafik pengangguran  telah mengalami penurunan, terdapat pergeseran struktur pencari kerja yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Baca juga: Jurus Baru Atasi Pengangguran di Jakarta: Ketua DPRD DKI Gagas Pelatihan Jemput Bola Lewat MTU

Laporan Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Provinsi Jambi juga mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Jambi pada November 2025 berada di angka 4,08 persen. Angka tersebut, menunjukkan penurunan sebesar 0,17 persen poin dibandingkan dengan kondisi Agustus 2025 yang tercatat sebesar 4,26 persen.

Secara absolut, jumlah pengangguran di Jambi diperkirakan mencapai sekitar 82,35 ribu orang. Penurunan tersebut, dianggap sebagai dalam sinyal positif pertumbuhan ekonomi daerah, namun Kepala BPS Jambi mengingatkan bahwa tantangan besar masih ada karena jumlah penduduk usia kerja terus meningkat, mencapai 2,83 juta orang.

Mengapa Masih Ada Pengangguran? Simak Penyebab Utamanya

Berdasarkan analisis data BPS dan pengamatan lapangan, terdapat tiga faktor utama menjadi penyebab angka pengangguran di Jambi tetap menjadi tantangan:

  1. Fenomena "Mismatch" Pendidikan, dilihat dari data menunjukkan bahwa pengangguran di Jambi justru didominasi oleh lulusan pendidikan tinggi (Sarjana) dan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK). Hal tersebut, mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara keahlian yang diajarkan di institusi pendidikan dengan kebutuhan riil industri di Jambi.
  2. Ketergantungan pada ssektor primer sebagian besar dalam tenaga kerja Jambi (sekitar 43,36%) masih terserap di sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Karakteristik sektor tersebut yang seringkali bersifat musiman membuat penyerapan tenaga kerja tidak stabil sepanjang tahun.
  3. Transisi tenaga kerja muda dengan penduduk usia 15–24 tahun menjadi kelompok dengan TPT tertinggi. Kelompok tersebut, seringkali kesulitan dalam masa transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja karena minimnya pengalaman dan sertifikasi kompetensi.

Terobosan Pemerintah: Langkah Strategis Pemda

Menyikapi data tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Al Haris juga telah menjalankan beberapa program terobosan untuk mengakselerasi penyerapan tenaga kerja:

  • Prioritas sertifikasi kompetensi pada pemda kini mewajibkan dan memfasilitasi program sertifikasi bagi tenaga kerja lokal. Tujuannya agar putra-putri daerah memiliki "senjata" formal untuk bersaing dengan tenaga kerja luar daerah, terutama dalam sektor teknis seperti operator alat berat dan teknisi industri pengolahan.
  • Optimalisasi program dumisake dengan melalui pilar Jambi Kerja,terdapat program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake) diarahkan untuk memberikan bantuan modal usaha dan pelatihan kewirausahaan guna menciptakan lapangan kerja baru di tingkat akar rumput.
  • Penyelenggaraan Bursa Kerja (Job Fair) terpadu dengan pemerintah rutin menggandeng perusahaan swasta nasional dan internasional yang beroperasi di Jambi untuk melakukan rekrutmen terbuka dengan memprioritaskan penduduk berdomisili Jambi.
  • Revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) ini merupakan BLK Jambi yang kini difokuskan untuk menjadi pusat pelatihan yang adaptif terhadap teknologi industri terbaru, guna untuk mengurangi angka pengangguran di kalangan lulusan SMA dan SMK.

Baca juga: Cek Fakta Tingkat Pengangguran di Riau Tahun Ini, Naik atau Turun?

Meskipun angka pengangguran di Jambi berhasil ditekan ke level 4,08 persen, tetapi fokus Pemerintah Daerah ke depan akan lebih pada peningkatan kualitas SDM melalui sertifikasi dan kewirausahaan. Harapannya, penurunan angka pengangguran ini tidak hanya sekadar statistik, tetapi juga mencerminkan kesejahteraan masyarakat Jambi yang semakin berdaya saing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jambi.bps.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU