JAMBI - Samsung Electronics secara resmi memulai penjualan global perangkat terbarunya, yaitu Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Flip 7 (termasuk varian Flip 7 FE), dan Galaxy Watch 8 Series, mulai Kamis, 25 Juli 2025.
Peluncuran ini disambut antusias oleh para penggemar teknologi di berbagai negara karena membawa peningkatan signifikan dalam desain, performa, dan fitur kecerdasan buatan (AI).
Baca juga: Samsung Galaxy Watch 8 Resmi Dirilis: Desain Baru 'Squircle' dan Ditenagai Gemini AI
Galaxy Z Fold 7: Lebih Ramping, Lebih Pintar
Galaxy Z Fold 7 hadir dengan desain ultra-tipis hanya 4,2 mm saat terbuka dan bobot lebih ringan dibanding pendahulunya. Layar utama menggunakan panel AMOLED QXGA+ berukuran 8 inci, sementara layar luarnya berukuran 6,5 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.
Performa ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite yang dipadukan dengan RAM 12 hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Di sektor kamera, Fold 7 dilengkapi sensor utama 200 MP dengan OIS, kamera ultrawide 12 MP, dan telefoto 10 MP. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 16 dengan antarmuka One UI 8, serta dukungan fitur Galaxy AI seperti Generative Edit dan Gemini Live.
Baca juga: iPhone 17e Siap Rilis Awal 2026, Ini Bocoran Fitur dan Perkiraannya
Meski tidak lagi mendukung S Pen, Fold 7 menjanjikan daya tahan baterai hingga 24 jam untuk pemutaran video, serta perlindungan tambahan melalui sistem keamanan Knox Vault dan teknologi engsel Armor FlexHinge.
Galaxy Z Flip 7 dan Flip 7 FE: Ringkas dan Fungsional
Galaxy Z Flip 7 mengusung layar FlexWindow 4,1 inci di bagian luar dan layar utama AMOLED 6,9 inci. Chipset Exynos 2500 menjadi otaknya, sementara varian Flip 7 FE yang lebih terjangkau menggunakan Exynos 2400.
Baca juga: Infinix Hot 60 5G+ Siap Meluncur 11 Juli, Usung Tombol AI dan Desain Baru
Keduanya mendukung fitur AI seperti AI Photo, Video, hingga Gemini Live yang bisa digunakan langsung dari layar luar. Galaxy Z Flip 7 dibanderol mulai dari USD 1.099 (sekitar Rp 17 jutaan), sedangkan Flip 7 FE dibuka dari harga USD 899 (sekitar Rp 14 jutaan).
Samsung menjanjikan dukungan pembaruan sistem dan keamanan hingga 7 tahun untuk seluruh seri ini, menyamai komitmen yang sudah ditetapkan pada lini Galaxy S24 sebelumnya.
Galaxy Watch 8 Series: Smartwatch AI dengan Gaya Premium
Tiga model Galaxy Watch 8 Series juga resmi dirilis, yaitu Galaxy Watch 8 (40 mm dan 44 mm), Watch 8 Classic (46 mm), serta Watch Ultra. Jam tangan pintar ini hadir dengan desain baru berbentuk cushion squircle dan teknologi Dynamic Lug yang memberikan kenyamanan optimal saat digunakan.
Baca juga: RedMagic Astra Diperkenalkan, Tablet Gaming Ringkas dengan Performa Kelas Flagship
Mengusung sistem operasi Wear OS 6, smartwatch ini dilengkapi dengan fitur pelacak kesehatan lengkap, termasuk GPS dual-frequency, Running Coach, serta sensor vaskular dan antioksidan. Pengguna juga akan merasakan pengalaman baru berkat integrasi Gemini AI yang mampu memberikan saran olahraga dan asisten pintar berbasis suara.
Harga Watch 8 Series bervariasi, mulai dari USD 349 untuk model standar, USD 499 untuk Watch 8 Classic, dan USD 649 untuk varian Watch Ultra.
Baca juga: Samsung Galaxy Z Flip7 dan Flip7 FE Ungkap Kapasitas Baterai dan Daya Tahan Jelang Peluncuran Resmi
Penawaran Pre-Order dan Promo Khusus
Samsung membuka pre-order sejak 9 Juli dan menawarkan berbagai promo menarik hingga 19 Agustus 2025. Pengguna dapat memperoleh diskon hingga USD 1.150 melalui program trade-in perangkat lama, serta upgrade penyimpanan gratis. Samsung juga memberikan masa coba selama 100 hari tanpa risiko bagi pengguna yang ingin mengembalikan perangkat jika tidak puas.
Harga Resmi Produk Samsung Terbaru (Estimasi Rupiah)
Galaxy Z Fold 7: Mulai dari USD 1.899 (sekitar Rp 30 juta)
Galaxy Z Flip 7: Mulai dari USD 1.099 (sekitar Rp 17 juta)
Galaxy Z Flip 7 FE: Mulai dari USD 899 (sekitar Rp 14 juta)
Galaxy Watch 8 Series: Mulai dari USD 349 hingga USD 649 (sekitar Rp 5 juta – Rp 10 juta)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsmarena.com