Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 26 MARET 2026 • 22:20 WIB

Ziarah Sunyi: Menjelajahi Taman Doa Ikonik dan Gereja Bersejarah di Provinsi Jambi.

Ziarah Sunyi: Menjelajahi Taman Doa Ikonik dan Gereja Bersejarah di Provinsi Jambi.Ilustrasi tempat ibadah Katolik (pinterest)

JAMBI - Provinsi Jambi mungkin lebih dikenal dengan akan kemegahan Candi Muaro Jambi maupun keasrian Gunung Kerinci. Namun, di balik hiruk-pikuk kota dan rimbunnya perkebunan, tersimpan jejak-jejak spiritualitas yang tenang. Bagi mereka yang ingin mencari kedamaian batin sekaligus napak tilas sejarah, menyusuri gereja tua dan taman doa di Jambi telah menawarkan pengalaman "Ziarah Sunyi" yang tak terlupakan.

Baca juga: Gereja Anugerah, Simbol Kebersamaan dan Jejak Sejarah Spiritual di Tanah Maluku

1. Gereja Katolik Santa Teresia

Ziarah Sunyi: Menjelajahi Taman Doa Ikonik dan Gereja Bersejarah di Provinsi Jambi.Suasana Misa Imlek 2565 di Gereja Katolik Santa Theresia, Kota Jambi (WARTA NASRANI JAMBI)

Perjalanan dimulai dari jantung Kota Jambi, tepatnya di Jalan Raden Mattaher. Di sini telah berdiri Gereja Katolik Paroki Santa Teresia, sebuah bangunan yang menjadi saksi bisu dalam perkembangan umat Kristiani di Bumi Melayu sejak masa kolonial.

  • Didirikan secara resmi sebagai paroki pada tahun 1935, gereja ini juga awalnya merupakan bangunan sederhana yang melayani para tentara dan pendatang.
  • Meski telah mengalami renovasi, aura klasik tetap masih terasa. Gereja ini bukan hanya sekadar bangunan ibadah, melainkan sebagai pusat peradaban kecil yang melahirkan Rumah Sakit Santa Theresia dan sekolah-sekolah Xaverius yang melegenda di Jambi.
  • Berada di sini juga memberikan sensasi kontras ketenangan doa di dalam gedung di tengah bisingnya pusat perdagangan Pasar Jambi.

2. Candi Maria Ratu Rosari

Ziarah Sunyi: Menjelajahi Taman Doa Ikonik dan Gereja Bersejarah di Provinsi Jambi.Gamabaran Candi Maria Ratu Rosario (Facebook/@Candi Maria Ratu Rosario)

Berbeda dengan tempat ziarah Maria pada umumnya yang berbentuk gua, umat di Paroki Santa Maria Ratu Rosario, Payo Selincah sengaja dengan memilih konsep Candi.

  • Bentuk candi ini merujuk pada kekayaan sejarah Jambi, yaitu adanya Kompleks Candi Muaro Jambi. Ini merupakan bentuk inkulturasi maupun perpaduan antara iman Katolik dengan kearifan budaya lokal Jambi.
  • Candi Maria ini telah diresmikan dan diberkati pada 31 Mei 2014. Sejak saat itu, tempat ini juga menjadi ikon wisata religi yang sangat unik karena arsitekturnya yang menyerupai peninggalan purbakala namun juga berfungsi sebagai tempat devosi.

3. HKBP Kebun Kelapa

Ziarah Sunyi: Menjelajahi Taman Doa Ikonik dan Gereja Bersejarah di Provinsi Jambi.Pemandangan Gereja HKBP Kebun Kelapa Jambi (Admin Gereja HKBP Kebun Kelapa)

Tak jauh dari pusat sejarah lainnya, Gereja HKBP Kebun Kelapa berdiri sebagai representasi komunitas Batak Protestan yang telah lama berakar di Jambi.

  • Gereja ini juga adalah salah satu jemaat HKBP tertua di wilayah ini. Arsitekturnya yang khas gereja-gereja Protestan klasik yang memberikan kesan kokoh dan bersahaja.
  • Menyusuri area ini juga memberikan gambaran tentang bagaimana iman dan budaya menyatu, memperkaya keragaman budaya di Provinsi Jambi.

Baca juga:  Jejak Gereja Tertua di Bali, Saksi Sejarah dan Harmoni Antarumat Beragama Pulau Dewata

Melakukan perjalanan spiritual ke tempat-tempat ini bukan hanya sekadar urusan agama, melainkan juga dalam bentuk apresiasi terhadap warisan budaya dan toleransi. Jambi telah membuktikan bahwa di tengah keberagaman suku dan keyakinan, ruang-ruang sunyi untuk berdoa tetap terjaga dengan harmoni.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ziarah Sunyi: Menjelajahi Taman Doa Ikonik dan Gereja Bersejarah di Provinsi Jambi.

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!