Gambaran pawai obor saat takbiran (pinterest)
JAMBI - Gema takbir yang berkumandang memecah kesunyian malam, menandakan berakhirnya bulan suci Ramadan dan datangnya Hari Kemenangan. Di berbagai sudut Provinsi Jambi, pemandangan berbeda tampak menghiasi jalanan. Ribuan bilah bambu yang berisi minyak tanah mulai disulut, yang menciptakan lautan api yang bergerak dinamis dalam tradisi Pawai Obor.
Baca juga: Gema Takbir dan Pawai Obor: Mengintip Suasana Malam Takbiran Bengkalis
Pawai obor di Jambi bukan hanya sekadar parade cahaya. Bagi masyarakat setempat, ini merupakan warisan turun-temurun yang menjadi simbol kegembiraan sekaligus pengikat tali silaturahmi antarwarga.
Tradisi tesebut telah menyebar merata, mulai dari padatnya pusat Kota Jambi hingga ke desa-desa di wilayah Muaro Jambi, Batanghari, dan Sarolangun. Di kawasan Seberang Kota Jambi (Sekoja) juga dikenal sebagai pusat religi, pawai obor berlangsung sangat khidmat. Ribuan santri dan warga tumpah turun ke jalanan sembari melantunkan selawat dan takbir, yang menciptakan atmosfer emosional yang kental dengan nuansa Islami.
Tidak hanya sekedar di wilayah tua, pusat keramaian seperti area Tugu Keris Siginjai dan Kecamatan Telanaipura juga sering menjadi titik kumpul komunitas pemuda. Di sini, tradisi berpadu dengan kreativitas. Selain obor bambu, warga sering kali membawa replika masjid atau ornamen hiasan lampu warna-warni yang menambah estetika malam takbiran.
Apa yang membuat pawai obor di Jambi tetap eksis dan bertahan di tengah gempuran zaman? Jawabannya merupakan kebersamaan.
Kemeriahan pawai obor kini telah menjadi daya tarik wisata religi bagi masyarakat dari luar daerah. Banyak warga yang sengaja datang ke pinggiran Sungai Batanghari hanya sekedar untuk menyaksikan pantulan cahaya obor yang berkilau di atas air saat rombongan melintas di jembatan atau tepian sungai.
Baca juga: Suasana Malam Takbiran di Bali: Pawai Obor, Tabuh Bedug, dan Hangatnya Toleransi di Pulau Dewata
Tradisi pawai obor di Jambi telah membuktikan bahwa modernitas tidak harus melunturkan nilai-nilai luhur. Cahaya obor yang berpijar di malam kemenangan tetap menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati yang diraih melalui kesabaran dan dirayakan dengan mempererat persaudaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber